Cara Simpel Berinvestasi di Pasar Modal

cara berinvestasi di pasar modal,jelaskan secara ringkas cara berinvestasi di pasar modal,cara berinvestasi di pasar modal pdf,cerdas berinvestasi di pasar modal,proses investasi di pasar modal,investasi pasar modal pdf,proses berinvestasi dipasar modal
cara berinvestasi di pasar modal,jelaskan secara ringkas cara berinvestasi di pasar modal,cara berinvestasi di pasar modal pdf,cerdas berinvestasi di pasar modal,proses investasi di pasar modal,investasi pasar modal pdf,proses berinvestasi dipasar modal

Pasar modal atau biasa disebut dengan capital market, Merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan,seperti surat utang biasa kita sebut obligasi, ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya, yang berkaitan dengan keuntungan jangka panjang.

Investasi bisa dilakukan dengan beberapa cara, fenomena yang sering terjadi di masyarakat yang tertipu berkaitan dengan investasi adalah Sebaiknya sebelum berinvestasi, hendaklah anda mempelajari terlebih dahulu skema investasi tersebut, apakah investasi tersebut minim resiko atau tinggi resiko, carilah investasi yang benar-benar cocok, dari segi resiko maupun keuntungan.

cara berinvestasi di pasar modal,jelaskan secara ringkas cara berinvestasi di pasar modal,cara berinvestasi di pasar modal pdf,cerdas berinvestasi di pasar modal,proses investasi di pasar modal,investasi pasar modal pdf,proses berinvestasi dipasar modal
cara berinvestasi di pasar modal,jelaskan secara ringkas cara berinvestasi di pasar modal,cara berinvestasi di pasar modal pdf,cerdas berinvestasi di pasar modal,proses investasi di pasar modal,investasi pasar modal pdf,proses berinvestasi dipasar modal

langkah yang harus dilakukan pemerintah agar pelaku investasi merasa aman adalah menghimbau masyarakat untuk berinvestasi dengan aman, dan memilih perusahaan investasi yang telah terdaftar di otoritas jasa keuangan.

Bagaimana cara Simpel berinvestasi di pasar modal Agar memperoleh keuntungan?

1. Beli di Pasar Perdana, Jual Begitu Masuk di Pasar Sekunder

Strategi ini digunakan karena adanya keyakinan investor bahwa harga akan naik begitu suatu saham dicatatkan di bursa efek. Hal ini dilandasi dengan asumsi bahwa underwriter tidak akan membiarkan harga jatuh pada minggu pertama di pasar sekunder.

Dalam strategi membeli di pasar perdana dan menjual di pasar sekunder ini banyak sudah contoh yang bisa diambil. Kendati anggapan bahwa underwriter tidak membiarkan harga akan jatuh pada hari-hari pertama di pasar sekunder, ada benarnya juga tapi dalam menerapkan strategi ini investor juga tetap berpedoman pada harga saham yang akan dilepas dengan harga saham sejenis yang sudah tercatat.

Perbandingan harga ini perlu menjadi perhatian, karena bisa saja harga saham IPO lebih rendah ketimbang saham yang sudah tercatat atau sebaliknya. Untuk itu, investor perlu membandingkan harga dengan pendapatan kedua saham tersebut yang akan dilepas dengan saham yang sudah tercatat.

Kendati tidak selamanya benar, tapi banyak pelaku pasar yang beranggapan bahwa strategi membeli di perdana dan jual di sekunder ini cocok bila diterapkan pada waktu pasar sedang bullish (harga-harga saham di pasar sekunder sedang naik).

2. Strategi Beli dan Simpan (Buy and Hold)

Strategi ini digunakan oleh investor karena berkeyakinan bahwa suatu perusahaan akan berkembang selama jangka panjang, misalnya perusahaan yang produknya sangat strategis.

Umumnya strategi ini juga cocok digunakan pada saat harga mencapai titik terendah atau umumnya pasar sedang bearish (harga-harga saham sangat rendah).

3. Strategi Berpindah

Strategi ini digunakan oleh investor yang aktif mengikuti perkembangan pasar. Tujuannya adalah memanfaatkan peluang kemungkinan naiknya harga saham lain dengan harapan pemodal tersebut memperoleh capital gain dalam waktu singkat.

Dalam jangka panjang, strategi ini bertujuan mengubah jenis saham yang dimiliki, dengan harapan saham lain lebih prospektif. Strategi ini cocok digunakan pada saham-saham yang aktif diperdagangkan di bursa efek (likuid).

4. Strategi Mengurangi Kerugian (Cut Loss)

Strategi ini digunakan untuk mengurangi kerugian atas pembelian saham yaitu dengan cara menjual saham yang sebelumnya dimiliki dan mengganti dengan saham lain (berpindah), cara lainnya yaitu dengan membeli saham sejenis seperti yang dipegang sebelumnya pada waktu harganya rendah dan melepaskannya kembali pada waktu harganya naik. Sehingga kerugian pada saat membeli diwaktu harga tinggi dapat dikurangi (cut loss).

5. Membeli Saham-saham Tidur

Strategi membeli saham-saham tidur maksudnya membeli saham-saham yang tidak aktif, karena biasanya saham-saham yang tidak aktif sering luput dari perhatian orang banyak, sehingga cenderung harganya murah.

Tipe pemodal yang sabar cocok membeli saham-saham yang tidak aktif tersebut, sebab pada umumnya potensi keuntungan pada saham yang demikian ini akan nampak dalam jangka waku yang lama.

6. Strategi Konsentrasi pada Industri

Investor yang memusatkan perhatiannya pada perkembangan industri tertentu, karena lebih mengetahui kondisi, mekanisme kerja dari perusahaan yang berada pada industri tersebut, tren industri dan sebagainya.

Strategi investasi dengan cara ini adalah memilih saham-saham yang terbaik pada industri tersebut.

7. Strategi Membeli Pasar

Seorang pemodal dikatakan melakukan strategi membeli pasar, apabila investor secara relatif proporsional ke dalam saham-saham yang ada di bursa efek, misalnya 50 persen jenis saham yang tecatat di bursa efek.

Strategi ini mungkin kurang tepat bagi investor kecil, karena untuk melaksanakan strategi ini tentunya membutuhkan dana yang besar.

8. Strategi Membeli Melalui Reksa dana

Strategi ini dilakukan dengan mempercayakan pengelolaan dana yang dimiliki oleh investor kepada suatu lembaga yang disebut reksa dana.

Reksa dana akan melakukan penyebaran investasi untuk mencapai tingkat keuntungan tertentu dan meminimumkan risiko.

Namun semua itu bukan menjadi satu patokan atau keharusan strategi yang dilakukan oleh investor, karena semua kembali kepada karakter tingkat risiko yang dimiliki oleh para investor.

Ada banyak cara untuk kita berinvestasi, namun banyak sekali masyarakat kurang pengetahuan sehingga terjebak dalam investasi bodong, dengan iming-iming  keuntungan yang sangat besar hingga tidak masuk akal.

Investasi yang aman adalah investasi yang memberikan keuntungan yang masuk akal, hindari investasi-investasi bodong dengan mengindentifikasi keuntungan yang perusahaan investasi janjikan,

Sebaiknya sebelum berinvestasi hendaklah mempelajari satu persatu instrumen investasi, setelah mengetahui dengan jelas dari masing-masing instrumen, pilih perusahaan investasi yang aman dan terdaftar di OJK jika ingin berinvestasi di bidang saham dan forex, Jika ingin berinvestasi dibidang emas hendaknya memantau pergerakan emas, sehingga mengetahui waktu yang tepat untuk membeli dan menjual, sehingga mendapatkan keuntungan.

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous Article
how to make a room look bigger with curtains,how to paint a long narrow room,how to paint a long narrow bedroom,how to make a long narrow bedroom look wider,how to make a living room look bigger and brighter,what colors make a room look bigger and brighter,using mirrors to make a room look bigger,how to make a narrow house look wider on the outside

These 8 Tips will make your narrow house wider

Next Article
apa saja risiko berinvestasi di pasar modal brainly,risiko investasi adalah,risiko investasi saham,risiko investasi pdf,risiko berinvestasi di pasar modal syariah,cara berinvestasi di pasar modal,investasi di pasar modal adalah,keuntungan investasi di pasar modal

Risiko Berinvestasi di Pasar Modal

Related Posts